Temukan Universitas-universitas, Perguruan Tinggi, dan Sekolah Bisnis di seluruh Dunia di sini!

Informasi terinci tentang beragam lokasi studi

Klik pada link di bawah ini untuk membaca tentang belajar di berbagai negara. Kami akan memberi Anda fakta-fakta umum tentang negara-negara, dan informasi tentang sistem pendidikan tinggi lokal, biaya pendidikan, struktur dari satu tahun akademis, kemungkinan studi untuk mahasiswa asing dan banyak lagi. Anda juga akan mendapatkan tips yang bermanfaat dan informasi praktis tentang kesehatan, asuransi, visa pelajar dan biaya hidup.

Peluang pendidikan tinggi di seluruh dunia

Studi pascarsarjana, baik itu gelar magister, MBA atau kursus akademik pendek, telah menjadi semakin umum di perekonomian modern kita yang ditandai dengan spesialisasi dan globalisasi. Bahkan pertumbuhan gelar pascasarjana, diploma, dan sertifikat akademik di beberapa negara saat ini lebih tinggi dari pertumbuhan gelar sarjana. Gelar magister, PhD dan kursus-kursus tersedia di hampir setiap disiplin akademis dan dengan ribuan universitas yang dapat dipilih di seluruh dunia, setiap orang yang mengejar gelar pascasarjana dapat menemukan sekolah dan program yang tepat bagi mereka.

Di seluruh dunia terdapat berbagai jenis universitas dan institusi pendidikan tinggi lainnya. Walaupun rinciannya berbeda-beda, sebagian besar jatuh pada beberapa kategori sebagai berikut:

  • Universitas umum yang berfokus pada penelitian dan perkuliahan dan menawarkan berbagai macam disiplin akademis;
  • Sekolah bisnis yang berfokus pada MBA dan gelar pascasarjana yang berhubungan dengan bisnis lainnya;
  • Lembaga teknik yang berfokus pada disiplin akademis yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa dan matematika;
  • Lembaga seni yang berfokus pada disiplin yang berhubungan dengan seni seperti memahat, melukis, teater dan tari;
  • Lembaga pendidikan yang berfokus pada gelar bagi profesional yang mengajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah.

Mahasiswa yang terdaftar dalam program gelar magister di sebuah universitas yang berorientasi pada penelitian biasanya diharapkan untuk membuat proyek penelitian atau menulis tesis sebagai tambahan dari perkuliahan. Program magister yang diajarkan oleh lembaga lainnya juga mungkin mengharuskan suatu bentuk tugas penelitian, tapi umumnya lebih fokus terhadap perkuliahan dan pengalaman praktis. Hampir seluruh program PhD mengharuskan penelitian orisinil dan sebuah disertasi.

Calon mahasiswa juga mungkin ingin mempertimbangkan untuk studi di luar negeri, terutama jika mereka tertarik pada disiplin akademis yang sangat khusus seperti studi bisnis internasional Timur Tengah. Semakin banyak mahasiswa yang belajar di luar negeri di semua tingkat pendidikan tinggi (tingkat perguruan tinggi atau universitas). Menurut United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Institute for Statistics (UIS), jumlah pelajar yang belajar di luar negeri mendekati 4 juta per tahunnya, hampir dua kali lipat dari 2 juta pelajar yang belajar di luar negeri di tahun 2000. Pelajar dari Asia Timur dan Pasifik berjumlah sekitar 28 persen dari total ini, sementara para pelajar dari Amerika Utara dan Eropa mencapai sekitar 15 persen. Negara-negara yang paling banyak mengirimkan pelajar ke luar negeri adalah Cina, India, dan Republik Korea. Sekitar 6 persen mahasiswa dari Asia Tengah, dan sekitar 5 persen mahasiswa dari sub-Sahara Afrika belajar di luar negeri, membuat mahasiswa dari daerah-daerah tersebut sebagai yang paling banyak berpindah di dunia. Tujuan utama saat ini bagi para mahasiswa internasional adalah Amerika Serikat, Inggris, Australia, Prancis, Jerman dan Jepang.

Banyak mahasiswa juga terdaftar di dalam program tingkat pascasarjana online atau metode pembelajaran jarak jauh yang diajarkan di negara-negara yang bukan negara tempat tinggal mereka. Para mahasiswa tersebut tidak termasuk dalam angka UIS, jadi total dari jumlah mahasiswa internasional agak lebih tinggi, kemungkinan lebih dari 4 juta.

Para mahasiswa mungkin ingin mempertimbangkan belajar di luar negeri untuk beberapa alasan, termasuk di antaranya:

  • Dapat memilih dari program-program terbaik di dunia untuk disiplin akademis tertentu. Selain intu, beberapa disiplin akademis hanya tersedia di beberapa negara, atau program-program terbaik hanya tersedia di beberapa wilayah. Sebagai contoh, seseorang yang tertarik di dalam studi Buddhisme akan menemukan program terbaik di Thailand.
  • Belajar dalam budaya yang berbeda. Mahasiswa yang mengejar gelar magister, PhD atau kursus akademis di studi kawasan harus mempertimbangkan sebuah program yang diajarkan di kawasan tersebut untuk dapat mengalami budayanya secara penuh. Selain itu, mahasiwa yang merencanakan berkarir di bisnis internasional akan memperoleh pengalaman yang sangat berharga dari hidup di budaya yang berbeda.
  • Meningkatnya kemampuan bahasa apabila program tersebut diajarkan di dalam bahasa selain bahasa ibu si mahasiswa. Sebagai tambahan, walaupun banyak program PhD dan magister diajarkan di dalam bahasa Inggris bahkan di negara yang bukan berbahasa Inggris, para mahasiswa bisa mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa mereka dengan pelajaran tambahan atau melalui asimilasi dengan populasi lokal.

Mahasiswa yang mempertimbangkan untuk mengejar gelar pascasarjana mungkin ingin mempertimbangkan faktor-faktor berikut ketika memutuskan apakah akan studi di luar negeri atau di dalam negeri:

  • Biaya program, termasuk biaya hidup. Beberapa negara menawarkan biaya pendidikan murah dan bahkan gratis, tapi biaya hidup yang tinggi dapat mempengaruhi tabungan para mahasiswa. Akan tetapi, banyak negara dan universitas menawarkan beasiswa dan jenis-jenis bantuan keuangan lainnya, dan beberapa di antaranya ditargetkan pada mahasiswa internasional. Negara-negara juga bervariasi tentang seberapa banyak mahasiswa internasional diperbolehkan untuk bekerja, dan beberapa negara bahkan tidak memperbolehkan mahasiswa internasional untuk bekerja sama sekali. Biaya asuransi kesehatan juga bervariasi dari satu negara ke negara lainnya.
  • Kualitas pendidikan yang didapat, relatif terhadap biaya dan faktor-faktor tak kasat mata dari studi di luar negeri, seperti imersi budaya dan kemampuan bahasa. Meskipun semua program magister yang terakreditasi memenuhi tingkat standar yang tinggi, metode pengajaran bervariasi di berbagai sekolah, program, dan budaya. Selain itu, para mahasiswa juga dapat menemukan bahwa mereka belajar lebih sedikit ketika belajar dalam bahasa yang bukan bahasa asli mereka.
  • Keterampilan bahasa yang diperlukan. Mahasiswa yang tidak mahir dalam bahasa pengantar untuk studi tertentu mungkin harus menghabiskan satu tahun tambahan atau lebih untuk meraih kemahiran tersebut. Terkadang para mahasiswa dapat meraih kemahiran tesebut melalui studi di negara asal mereka, tapi di kasus lainnya mereka mungkin perlu menghabiskan waktu di luar negeri.
  • Jenis studi yang ditawarkan, seperti paruh waktu versus penuh waktu, online atau metode pembelajaran jarak jauh. Kebanyakan negara mengharuskan mahasiswa internasional yang tinggal dengan visa pelajar untuk belajar secara penuh waktu. Akan tetapi, mahasiswa yang telah tinggal di negara lain dengan izin kerja mungkin dapat melanjutkan studi secara paruh waktu. Selain itu, program pembelajaran online dan jarak jauh menawarkan fleksibilitas yang besar.
  • Dampak terhadap anggota keluarga, bagi mahasiswa dengan keluarga. Anggota keluarga mungkin memerlukan keterampilan bahasa juga, dan beberapa negara tidak mengizinkan pasangan untuk bekerja bahkan jika si mahasiswa dapat bekerja.

Luangkan waktu sekarang untuk melihat-lihat universitas-universitas dari seluruh dunia. Jika Anda sudah tahu apa yang Anda Cari, Anda dapat klik langsung ke negara atau ke program tertentu. Atau Luangkan waktu untuk menelusuri dan membaca tentang program-program menarik yang tersedia di seluruh dunia.